Langsung ke konten utama

Seni Kontemporer Indah di Museum Macan


Museum Modern and Contemporary Art in Nusantara atau lebih dikenal dengan Museum Macan ini memang tengah hits di masyarakat ibukota terutama kalangan muda-mudi. 
Museum yang telah dibuka untuk umum sejak tanggal 4 November 2017 di AKR Tower, Jakarta Barat buka setiap hari selasa – minggu mulai pukul 10 pagi sampai 7 malam. 

Disini terdapat hasil seni lukis yang menarik, tepatnya terdapat 90 karya unik dan indah hasil para pelukis kreatif legendaris maupun eksis hingga saat ini.

Karya yang paling dikenal adalah dari Yayoi Kusuma. 
Yayoi Kusuma memang dapat menciptakan sensasi daya tarik berbeda bagi masyarakat Indonesia, terbukti dari banyaknya jumlah masyarakat yang tertarik untuk datang dan melihat secara langsung. 
Yayoi Kusuma merupakan seniman asal Jepang yang termasuk seniman paling berpengaruh di dunia dan telah melalang buana sejak tahun 1950.

Ada beberapa tempat yang cocok untuk berfoto ria, satu tempat yang paling diminati adalah Infinity mirrored rooms. Ruangan yang setiap sisinya dihiasi cermin dengan cahaya lampu LED di dalamnya memang sangat membuat terkesima yang seakan tiada batasannya. ada juga dots atau polkadot yang menghiasi seluruh ruangan dan beberapa ruangan khusus polkadots berlatar kuning dan hitam.

Tak lupa pada lantai berbeda ada ruangan berlatar putih polos, dimana saat masuk setiap pengunjung diberikan satu lembar stiker warna-warni yang boleh di tempel dalam ruangan baik di meja, kursi, dinding, sepeda atau furniture lain yang disediakan. 
Waktu pengunjung di dalam sekitar 15 menit

Selain itu, terdapat beberapa karya lukis yang dipajang pada setiap ruangan baik dari seniman  dalam negeri maupun seniman luar negeri, era lampau maupun modern.  

Hal terbaik dari museum ini yaitu seni kontemporer dan modern yang ditampilkan di museum MACAN tidak terbatas pada lukisan saja, tetapi juga menampilkan gaya kontamporer dengan berbagai medium, teknik, maupun seni instalasi.

Walaupun sekilas tempat ini sering dijadikan tempat foto oleh masyarakat namun museum MACAN tidak sebatas menampilkan karya seni untuk ajang berfoto- foto, museum ini dapat menjadi sarana edukasi anak sekolah, seniman muda maupun penikmat seni. 
Salah satunya ada juga ruangan seni untuk menggambar dengan media yang disiapkan.

Untuk harga tiket masuk pun tidak mahal. 
Bagi orang dewasa hanya perlu membayar sebesar 100.000 dan pelajar sebesar 90.000 dengan menunjukkan identitas diri. 

Bahkan ada keuntungan yang ditawarkan apabila menjadi member, seperti diberikan akses mudah, potongan harga dan juga dapat mengikuti pertemuan karya seni di museum MACAN. 

Semua sebanding dengan keindahan yang tercipta dalam museum MACAN. Memang karya terbaik yang disuguhkan bagi masyarakat Indonesia.

















by : Maria Magdalena

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Kakak Gamaliel dan Audrey Tapiheru "GAC"

Christofer Cornelisha Tapiheru atau yang biasa dikenal dengan nama Christofer Tapiheru adalah seorang anak sulung dan kakak laki-laki dari Ina Tapiheru, Gamaliel Tapiheru dan Audrey Tapiheru. Ganaliel dan Audrey adalah pelantun lagu "Bahagia" dari GAC. Biasa aku memanggilnya Kak Christo. Aku kenal Kak Christo sejak Desember 2014, dimana ia adalah seorang pembina dari komunitas rohani di gerejaku, MASTERplan Youth. Awal kenal Kak Christo, dia orangnya sangat ramah dan aku selalu tersentuh kalau dia sedang kotbah. Dengan kata-kata yang menyentuh perasaan dan menyayat hati juga. Dibawakan dengan ciri khasnya yang kotbah dengan kata-kata yang ngena banget. Kak Christo telah menikah dengan seorang perempuan bernama Angeline Loveliani Chandradinata yang adalah kakak dari Rendy Adiputra Chandradinata. Dikaruniai dua orang anak bernama Dustin Vayikra Tapiheru dan Davar Lionel Tapiheru. Ayahnya adalah seorang pendeta bernama Pdt George Tapiheru dan Ibunya seorang mantan penyan...

Peduli Dengan Anak Jalanan? Ini Komunitasnya.

Anak jalanan kerap kali dipandang sebelah mata oleh banyak orang. Bukan anak jalanan sinetron ya, tapi anak jalanan yang tinggal di jalan dan tidak miliki tempat tinggal. Mungkin masih ada yang peduli dengan mereka tapi tidak banyak. Anak jalanan dinilai tidak berharga, tidak punya masa depan, dan sebagainya. Padahal anak-anak jalanan ini masih memiliki harapan hidup lebih baik apabila ada orang-orang yang mau membimbing dan mengasihi mereka sepenuh hati. Salah satunya komunitas Save Street Child. Save Street Child berawal dari gerakan di media massa oleh Shei Latiefah. Gerakan ini berkembang menjadi sebuah organisasi independen yang mempersiapkan anak-anak yang memiliki pendidikan minim. supaya dapat menjadi generasi penerus bangsa. Dengan adanya bekal yang baik yaitu, Pendidikan dan Menjadi Teman Baik bagi mereka. Save Street Child, mengelola kelas-kelas belajar gratis yang dijalankan oleh tim pengajar yang berdedikasi dan memiliki kepekaan dan cinta dalam mendiidik maupun be...

Komunitas Penyakit Langka

Di dunia ini ada banyak masalah kesehatan, mulai dari kesehatan yang ada obat dan yang belum ada obat, juga kesehatan yang masalahnya ringan dan juga berat. Adapula orang-orang yang Tuhan izinkan mengalami adanya penyakit langka dalam dirinya. Penyakit biasa saja kadang orang sudah susah payah menyembuhkannya dan menjaga hidupnya mati-matian apalagi yang penyakit langka. Masih banyak penyakit langka yang belum didiagnosis ataupun ditemukan obatnya, hal ini menyebabkan pasien penyakit langka dan keluarganya menghadapi berbagai masalah sehingga menurunkan kualitas dan harapan hidup pasien berserta keluarganya Yayasan MPS dan Penyakit Langka Indonesia hadir bagi para penderita juga keluarga yang memiliki penyakit langka. Yayasan MPS dan Penyakit Langka Indonesia merupakan organisasi non-profit yang diresmikan pada bulan Maret 2016. Yayasan ini terbentuk setelah diselenggarakannya “Indonesia Rare Disease Day” untuk pertama kalinya pada tanggal 29 Febuari 2016. Yayasan in...