Taman Nasional Karimunjawa dikelola oleh Balai Taman Nasional Karimunjawa dengan tugas utama melaksanakan pengelolaan ekosistem kawasan Taman Nasional Karimunjawa dalam rangka konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
Bagi yang berasal dari luar kota
atau luar Pulau Jawa, untuk dapat mengunjungi tempat ini, bisa
menggunakan transportasi udara dengan transit di bandara Ahmad Yani-Semarang, kemudian dari Semarang ada dua pilihan alternatif
perjalanan yaitu dengan menggunakan jalur udara dan juga jalur
perjalanan laut.
Apabila memilih menggunakan jalur perjalanan
udara, perjalanan akan dilanjutkan ke Bandar Udara Dewa Daru
di Pulau Kemujan dengan menggunakan pesawat jenis CASSA 212 dengan
waktu perjalanan 30 menit. Pesawat ini memang disediakan oleh salah satu
pengelola resort di Karimunjawa ( Kura–Kura Resort ). kemudian
apabila memilih menggunakan jalur transportasi laut, dari Semarang
perjalanan akan dilanjutkan menuju Pelabuhan Tanjung Mas-Semarang, dari sini dapat menaiki kapal KMC Kartini menuju ke Karimunjawa dengan waktu perjalanan kurang lebih 4 jam.
Selain dari Semarang, juga bisa menggunakan jalur dari Jepara melalui pelabuhan Kartini di Jepara. Dari sini transportasi yang bisa digunakan adalah KM. Muria dengan lama perjalanan kurang lebih 5 jam.
Ada dua jenis kapal yang disediakan yaitu kapal cepat dan ASDP, hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam jika menyebrang dengan kapal
cepat.
Namun, tiket kapal ini harus di pesan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Karena kapal ini hanya berangkat sekali dalam satu hari, yaitu pukul 09.00 WIB.
Harga tiketnya Rp 75.000-100.000 per orang, tergantung kelasnya. Kapalnya pun tak besar, hanya dapat menampung sekitar 200 penumpang. Saat cuaca buruk, kapal cepat tak akan beroperasi, karena tak mampu menahan gulungan ombak dan angin.
Pemesanan tiket harus dengan menggunakan ktp asli atau foto. Sehingga tiket tidak bisa dijual oleh para calo.
Namun, tiket kapal ini harus di pesan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Karena kapal ini hanya berangkat sekali dalam satu hari, yaitu pukul 09.00 WIB.
Harga tiketnya Rp 75.000-100.000 per orang, tergantung kelasnya. Kapalnya pun tak besar, hanya dapat menampung sekitar 200 penumpang. Saat cuaca buruk, kapal cepat tak akan beroperasi, karena tak mampu menahan gulungan ombak dan angin.
Pemesanan tiket harus dengan menggunakan ktp asli atau foto. Sehingga tiket tidak bisa dijual oleh para calo.
Untuk Kapal ASDP, dikenakan biaya Rp 45.000 per orang. Kapal
ini dapat menampung lebih banyak muatan dibandingkan kapal cepat. Akan dibawa menyebrang dengan waktu sekitar 4 jam sampai di Pelabuhan
Karimunjawa.
Terkesan agak lama, namun kapal ini juga jadi pilihan para wisman. karena dengan Kapal ASDP dapat menikmati suasana laut dengan lebih lama. Bahkan kapal ini menyediakan tempat untuk berjemur bagi para penumpang.
Sebenarnya Karimunjawa memiliki sebuah bandara untuk jalur udara. Namun hanya ada satu penerbangan yang terbang ke Karimunjawa setiap minggunya. Untuk terbang ke sini pun, tidak mendapat penerbangan reguler tapi bersifat charter atau sewa pesawat.
Terkesan agak lama, namun kapal ini juga jadi pilihan para wisman. karena dengan Kapal ASDP dapat menikmati suasana laut dengan lebih lama. Bahkan kapal ini menyediakan tempat untuk berjemur bagi para penumpang.
Sebenarnya Karimunjawa memiliki sebuah bandara untuk jalur udara. Namun hanya ada satu penerbangan yang terbang ke Karimunjawa setiap minggunya. Untuk terbang ke sini pun, tidak mendapat penerbangan reguler tapi bersifat charter atau sewa pesawat.
Referensi : Wikipedia & https://www.twisata.com/objek-wisata-taman-nasional-karimunjawa-eksotisme-kepulauan-di-jawa/














Komentar
Posting Komentar