Banyak orang yang berkata, menjadi penulis gak ada uangnya atau cenderung orangnya lebay dikit-dikit baperan.
Apapun jenis tulisannya atau apapun yang kita lakukan pasti akan ada manusia yang tidak suka kepada kita dan mencoba menjatuhkan kita termasuk semangat kita dalam meraih cita-cita.
Sayapun sering sekali mendengar kata-kata tersebut dari orang lain.
Namun saya punya cara tersendiri bagaimana saya terus percaya diri menjadi seorang penulis.
1. Ketahuilah Dirimu Berharga
Tidak ada satupun orang di dunia ini yang tidak berharga, sekalipun orang tersebut sudah banyak dosa. Menjadi seorang penulis adalah sebuah anugerah yang Tuhan berikan buat kamu. Potensimu, bakatmu, kemampuanmu berasal dari Tuhan, dan kamu berharga walau kamu hanya menjadi seorang penulis.
2. Katakan Pada Dirimu Sendiri "Aku Penulis Hebat"
Saya selalu mengatakan ini setiap hari pada diri saya sendiri. Saya meyakinkan diri saya, saya adalah penulis yang hebat walau saya tau masih banyak orang yang lebih baik dari saya. Namun saya meyakinkan diri bahwa tulisan saya unik dan menarik yang membuat orang tertarik untuk membaca tulisan saya.
3. Tutup Telinga Rapat-Rapat
Apabila ada yang menghina karya tulismu, lupakan saja. Tulisanmu begitu berharga untuk dihina. Sangat tidak pantas untuk menghina karya tulis seseorang karena orang lain tidak mengetahui seberapa besar dan seberapa keras kamu berjuang untuk menulis sesuai dengan ide dan pikiranmu sendiri.
4. Jadikan Hinaan Sebagai Motivasi Terus Maju
Jangan sedih bila karyamu dihina atau tidak dihargai. Anggap saja mereka sedang iri padamu yang bisa menulis karena mereka tak bisa menulis sebaik dirimu.
5. Terima Koreksi Dengan Baik
Di dunia ini masih ada orang baik. Orang baik yang mengoreksi tulisanmu. Mungkin ada kesalahan pada kata atau huruf. Jangan sedih tulisanmu dikoreksi, itu artinya mereka sudah mau membaca tulisanmu dan tulisanmu dibaca detail oleh dia. Terus belajar dan belajar jangan pernah lelah.
Menjadi penulis memang tidak mudah, butuh berkorban waktu dan tenaga. Bayangkan saja ketika kamu hendak pergi tidur, ide muncul begitu saja dan membuatmu tidak bisa terlelap dan akhirnya memaksakan diri untuk menulis ide-ide cemerlangmu.
Semangat buat kamu yang mau jadi penulis dan sudah jadi penulis. Tidak usah mendengar mereka yang iri padamu. Cukup jadi diri sendiri dan jangan pantang menyerah juga jangan mudah menghina karya tulis orang lain, kawan. Menulis tidak semudah yang kamu bayangkan, mereka justru rentan terkena depresi apabila tidak ada konten atau ide untuk menulis.
-Melly Sukmawati Sutedjo
Apapun jenis tulisannya atau apapun yang kita lakukan pasti akan ada manusia yang tidak suka kepada kita dan mencoba menjatuhkan kita termasuk semangat kita dalam meraih cita-cita.
Sayapun sering sekali mendengar kata-kata tersebut dari orang lain.
Namun saya punya cara tersendiri bagaimana saya terus percaya diri menjadi seorang penulis.
1. Ketahuilah Dirimu Berharga
Tidak ada satupun orang di dunia ini yang tidak berharga, sekalipun orang tersebut sudah banyak dosa. Menjadi seorang penulis adalah sebuah anugerah yang Tuhan berikan buat kamu. Potensimu, bakatmu, kemampuanmu berasal dari Tuhan, dan kamu berharga walau kamu hanya menjadi seorang penulis.
2. Katakan Pada Dirimu Sendiri "Aku Penulis Hebat"
Saya selalu mengatakan ini setiap hari pada diri saya sendiri. Saya meyakinkan diri saya, saya adalah penulis yang hebat walau saya tau masih banyak orang yang lebih baik dari saya. Namun saya meyakinkan diri bahwa tulisan saya unik dan menarik yang membuat orang tertarik untuk membaca tulisan saya.
3. Tutup Telinga Rapat-Rapat
Apabila ada yang menghina karya tulismu, lupakan saja. Tulisanmu begitu berharga untuk dihina. Sangat tidak pantas untuk menghina karya tulis seseorang karena orang lain tidak mengetahui seberapa besar dan seberapa keras kamu berjuang untuk menulis sesuai dengan ide dan pikiranmu sendiri.
4. Jadikan Hinaan Sebagai Motivasi Terus Maju
Jangan sedih bila karyamu dihina atau tidak dihargai. Anggap saja mereka sedang iri padamu yang bisa menulis karena mereka tak bisa menulis sebaik dirimu.
5. Terima Koreksi Dengan Baik
Di dunia ini masih ada orang baik. Orang baik yang mengoreksi tulisanmu. Mungkin ada kesalahan pada kata atau huruf. Jangan sedih tulisanmu dikoreksi, itu artinya mereka sudah mau membaca tulisanmu dan tulisanmu dibaca detail oleh dia. Terus belajar dan belajar jangan pernah lelah.
Menjadi penulis memang tidak mudah, butuh berkorban waktu dan tenaga. Bayangkan saja ketika kamu hendak pergi tidur, ide muncul begitu saja dan membuatmu tidak bisa terlelap dan akhirnya memaksakan diri untuk menulis ide-ide cemerlangmu.
Semangat buat kamu yang mau jadi penulis dan sudah jadi penulis. Tidak usah mendengar mereka yang iri padamu. Cukup jadi diri sendiri dan jangan pantang menyerah juga jangan mudah menghina karya tulis orang lain, kawan. Menulis tidak semudah yang kamu bayangkan, mereka justru rentan terkena depresi apabila tidak ada konten atau ide untuk menulis.
-Melly Sukmawati Sutedjo
Komentar
Posting Komentar